Posted by m4cd on November 12, 2009

12:07- Emas Mencatatkan Nilai Tertinggi Diatas $1.120 Per Ons Karena Perlemahan Dolar
Emas naik diatas $1.120 per ons, menembus nilai tertinggi pada hari Kamis untuk kedua kalinya secara berturut-turut dengan mencatatkan nilai tertinggi baru, karena investor fokus pada daya tarik emas sebagai lindung nilai dari perlemahan dolar.
Membaiknya prospek ekonomi juga memberikan sokongan pada kenaikan harga emas. Emas juga sering dipandang sebagai instrumen untuko meng-hedging terhadap inflasi.
Spot emas berada di $1.119,65 per ons pada pukul 02:32 GMT setelah mengalami kenaikan kenilai tertingginya sepanjang sejarah di $1.121,60, dibandingkan dengan harga pada penutupan di bursa New York yang tercatat sebesar $1.117,45.
Emas saat ini telah memperbaharui nilai tertingginya untuk keenam kalinya dalam delapan sesi terakhir.
Kontrak future emas bulan Desember diperdagangkan pada harga $1.120,30 per ons, naik 0,5 persen. Nilai kontrak tersebut sebelumnya naik hingga kenilai tertinggi baru di $1,122,20.
Dick Poon, manager logam mulia dari Heraeus di Hong Kong, mengatakan terdapat beberapa perbaikan permintaan pada sektor indutri. Tetapi pemicu utama kenaikan emas sejauh ini, sebagian besar disebabkan oleh perlemahan dolar, ujarnya.(rtrs)
Posted in Commodities | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

10:50- Minyak Menguat Tipis, Pasar Fokus Pada Dolar Dan Cina
Harga minyak sedikit naik pada hari Rabu karena pasar diberatkan oleh penguatan dolar meskipun data ekonomi memperlihatkan kuatnya pertumbuhan permintaan di Cina.
Minyak mentahFuture AS ditutup naik 23 sen menjadi $79,28 per barel, setelah mengalami kenaikan diawal-awal perdagangan hingga ke $80. Future Brent crude naik 45 sen menjadi $77,95 per barel.
Pada hari Rabu, data di Cina memperlihatkan impor minyak mentah dibulan Oktober menyentuh nilai tertinginya untuk kedua kalinya, mengisyaratkan bahwa permintaan minyak secara bertahap terus bangkit dari penurunan yang tajam diakhir tahun 2008 dan diawal tahun ini.
Dolar kembali menguat dari nilai terendahnya dalam 15 bulan terakhir terhadap sebagian besar mata uang yang aktif diperdagangkan karena rebound teknikal setelah tekanan jual yang terjadi gagal mendorong dolar menembus level phisikologi, menyebabkan berbaliknya harga minyak mentah setelah diawal perdagangan mengalami kenaikan.
“Rebound-nya dolar telah mendorong berbaliknya harga minyak mentah”, ujar Tom Bentz, seorang analis dari BNP Paribas Commodity Futures Inc di New York.
Investor telah mengalirkan dana pada pasar minyak dan komoditas lainnya sepanjang tahun ini saat data ekonomi secara luas mengindikasikan pemulihan ekonomi dapat memicu naiknya permintaan bahan bakar. Harga minyak mengalami tekanan saat investor kembali berinvestasi pada aset-aset yang relatif aman, seperti dolar.
Para trader minyak juga akan menunggu dirilisnya data cadangan minyak dari Energy Information Administration Amerika Serikat, yang diundur menjadi hari Kamis karena adanya hari libur veteran.
Posted in Commodities | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

10:15- Bank of Korea Tahan Suku Bunga Acuan Di 2%
Bank of Korea pada hari Kamis memutuskan untuk mempertahankan suku bunga berlaku untuk sembilan bulan berturut-turut pada catatan terendah di 2,00 persen sesuai dengan harapan ekonom.
Sebagian besar analis mengharapkan bank untuk mempertahankan status quo, meskipun beberapa merasa bahwa BoK mungkin mengajukan kenaikan 25 basis poin – menandakan bahwa perlambatan ekonomi global benar-benar berakhir.
“Aktivitas ekonomi domestik telah menunjukkan tren pemulihan berkat kemajuan situasi ekonomi global,” kata BoK dalam sebuah pernyataan. “Ekspor, permintaan domestik dan produksi telah ditingkatkan. Namun, ketidakpastian mengenai pertumbuhan ekonomi masih tetap berjalan.”
Posted in Latest News | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

09:55- Harga Grosir Di Jepang Bulan Oktober Turun 6,7 Persen YoY
Harga grosir di Jepang pada bulan Oktober mengalami penurunan 6,7 persen YoY, lebih besar dibandingkan dengan prediksi yang memperkirakan penurunan tahunan sebesar 6,0 persen, berdasarkan data yang dirilis Bank of Japang pada hari Kamis.
Laju penurunan tahunan pada CGPI (Corporate Goods Price Index) melambat untuk kedua kalinya secara berturut-turut setelah sempat menyentuh nilai tertingginya di 8,5 persen pada bulan Juli dan Agustus, perlambatan laju penurunan harga tersebut disebabkan mulai pudarnya pengaruh kenaikan harga minyak yang terjadi pada tahun lalu, tetapi resiko deflasi sepertinya masih melanda perekonomian karena lemahnya permintaan domestik.
Secara keseluruhan harga barang-barang akhir, harga barang jadi yang dikenakan pada bisnis, dibulan Oktober mengalami penurunan 3,7 persen dari tahun sebelumnya. Harga barang-barang akhir domestik, yang memiliki kecendrungan sejalan dengan indeks harga konsumen, mengalami penurunan 2,8 persen setelah data dibulan September direvisi menjadi turun 3,4 persen.
Posted in Economic Indicators | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

08:10- Kospi Diperkirakan Bergerak Sempit, Fokus Pada BoK
Kospi diperkirakan bergerak terbatas pada hari Kamis setelah menguat empat sesi berturut-turut, investor tetap masih fokus pada komentar dari Bank of Korea yang akan mengumumkan rate suku bunga dan kemungkinan akan berdampak pada option.
Kebanyakan investor percaya bahwa Bank of Korea akan menaikkan tingkat untuk sisa tahun 2009, sebagai kunci lanjutkan ekonomi dengan rencana stimulus global.
Tetapi pasar kemungkinan akan didukung oleh meningkatnya tanda-tanda bahwa ekonomi dunia membaik, satelah pada hari hari Rabu Cina merilis pertumbuhan Industrial Output cina.
Pada hari Rabu, Indeks Harga Saham Gabungan Korea naik 0,79 persen menjadi 1,594.82 poin dengan nilai perdagangan harian terendah di tahun ini. Indeks masih turun 7 persen dari 15 bulan tertinggi menyentuh puncak pada bulan September.
Posted in Equity Indices | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

08:45 -Index Hangseng Diperkirakan Rangebound; BEA Jadi Fokus
Saham Hong Kong diperkirakan diperdagangkan dalam range yang sempit pada hari Kamis, dibantu oleh gain di pasar luar negeri, sementara kekhawatiran rally tajam baru-baru ini dapat mendorong aksi profit taking.
“Pasar telah meningkat sangat cepat dalam beberapa hari dan itu dipandang sebagai waktu untuk itu (pasar) untuk manahan gain baru-baru ini,” kata Francis Lun, manajer umum Fulbright Securities.
Pasar diatur untuk konsolidasi sebelum membangun momentum untuk rebound kembali, kata para trader.
Hang Seng Index ditutup naik 1,61 persen, atau 359,05 poin, di 22,627.21 pada hari Rabu, mendekati level tertinggi dalam 15 bulan. Indeks Blue Chip telah meningkat hampir 800 poin, atau 3,7 persen, selama minggu ini. China Enterprises Index naik 0,7 persen menjadi 13,460.43.
Fokus Perdagangan:
Transportasi dan jasa keuangan perusahaan NWS Holdings mengatakan dalam pembicaraan untuk menjual sebagian atau seluruh interest sebesar 61,86 persen pada Efek Taifook Group, tapi kesepakatan belum tercapai.
Posted in Equity Indices | Leave a Comment »
Posted by m4cd on November 12, 2009

06:50- Nikkei Kemungkinan Naik, Tahanan Dilevel 10.000
Indeks Nikkei kemungkinan sedikit naik karena penguatan di bursa Wall Street, tetapi level tahanan sepertinya akan berada dikisaran 10.000, dimana beberapa level tahanan teknikal berada pada nilai tersebut (seperti nilai rata-rata pergerakan 25 hari berada diangka 10.028), ujar analis pasar Kenichi Hitano dari Tachibana Securities.
Ia mengatakan aksi beli sepertinya akan terbatas dalam jangka pendek. “Dengan Wall Street membentuk nilai tertinggi baru ditahun 2009, beberapa fund manager akan kembali membeli saham-saham di Jepang karena pandangan bahwa pasar Jepang telah tertingga terlalu jauh dibelakang pasar saham di New York, namun, dana baru sepertinya tidak akan mengalir masuk kesaham-saham Jepang”, ujarnya.
Ia memperkirakan Nikkei akan bergerak dalam kisaran 9.850 sampai 10.000 sepanjang hari ini. Kemarin indeks Nikkei mengalami kenaikan 0,01 persen menjadi 9.871,68. Kontrak future Nikkei bulan Desember di bursa Chicago ditutup pada angka 9.930 dibandingkan nilai penutupan di bursa Osaka pada 9.880.
Posted in Equity Indices | Leave a Comment »
Posted by m2zb on November 11, 2009

Blue chip naik untuk hari keenam, pembatasan keuntungan beruntun terpanjang mereka sejak Agustus pada hari Rabu, akibat perkiraan optimis atas homebuilder dan data dari cina menunjuk sebuah penguatan ekonomi global.
Dow Jones Industrial Average <. DJI> naik 44,29 poin, atau 0,43 persen, ke 10,291.26, menurut angka-angka terbaru. Standard & Poor’s 500 Index <. SPX> naik 5,49 poin, atau 0,50 persen, ke 1,098.50. Nasdaq Composite Index <. IXIC> memakai 15,82 poin, atau 0,74 persen, ke 2,166.90.
Posted in Equities | Leave a Comment »
Posted by m2zb on November 11, 2009

Dolar mencapai 15- month low terhadap mata uang utama pada hari Rabu karena pandangan bahwa suku bunga AS akan tetap rendah hingga tahun depan, meskipun kembali meningkat setelah gagal untuk mendorong melalui level utama.
Sterling jatuh setelah Gubernur Bank of England mengatakan melemahnya sterling akan membantu eksportir Inggris dan bantuan pemulihan ekonomi, sedangkan data dari Cina memicu harapan bahwa pemulihan global sedang mendapatkan momentum.
Banyak yang khawatir terhadap ekonomi AS, bagaimanapun, akan pulih perlahan-lahan, dan para pejabat Federal Reserve mendukung pandangan minggu ini, peringatan pemulihan akan menjadi kacau dan mengisyaratkan bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk beberapa waktu. Bunga rendah membuat dolar kurang menarik bagi investor dibandingkan mata uang higher-yielding, saham dan komoditas.
Posted in Forex | Leave a Comment »
Posted by m2zb on November 11, 2009

US crude futures berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, yang didukung oleh data yang menunjukkan peningkatan kegiatan industri dan impor minyak mentah di Cina sementara sebuah pantulan oleh dolar membatasi kenaikan minyak.
Cina impor minyak mentah Oktober naik 19,7 persen dari tahun sebelumnya menjadi 19.34 juta ton, atau 4.55 juta barel per hari, data awal Bea Cukai menunjukkan.
Juga yang membantu membatasi kenaikan minyak adalah laporan inventaris dari American Petroleum Institute pada hari Selasa menunjukkan stok minyak mentah naik lebih dari perkiraan minggu lalu dan stok produk meningkat secara tak terduga.
Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah Desember naik 23 sen, atau 0,29 persen, berakhir di $ 79,28 per barel, perdagangan dari $ 78,57 hingga $ 80,10. Di London, December Brent crude naik 45 sen berakhir di $ 77,95 per barel, perdagangan dari $ 77,07 hingga $ 78,62. Kontrak Brent Desember berakhir pada hari Jumat.
Posted in Commodities | Leave a Comment »